Delapan WNI Diamankan TNI di Perbatasan Indonesia - Malaysia

Delapan WNI Diamankan TNI di Perbatasan Indonesia - Malaysia

Channeltujuh.com, SANGGAU -- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Mekanis (Yonmek) 643/Wanara Sakti berhasil mencegah keberangkatan sebanyak delapan orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan mencoba masuk ke wilayah negara Malaysia untuk bekerja melalui wilayah Dusun Guna Banir, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan ke delapan WNI yang diketahui asal Pontianak dan Kubu Raya mengaku akan bekerja di ladang TE Malaysia. 

"Mereka ditemukan prajurit Satgas Pamtas saat melaksanakan patroli di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) wilayah Guna Banir, sekita pukul 19.20 WIB Senin 1 Juli 2019, delapan orang tersebut melintas di Jalan JIPP, saat dilakukan pemeriksaan oleh personel patroli, mereka sama sekali tidak membawa dokumen ketenagakerjaan yang dibutuhkan untuk bekerja ke luar negeri. Oleh karena itu kita lakukan pencegahan keberangkatan mereka," terang Dwi, dalam pres rillisnya, Selasa (2/7/19).

Dwi menyampaikan upaya pencegahan dilakukan Satgas karena resiko yang akan mereka hadapi sangat besar jika para WNI tersebut sampai lolos ke wilayah negara lain dengan tidak membawa dokumen resmi. 

"Mereka bisa tertangkap disana, makanya kami cegah supaya mereka tidak jadi korban nantinya. Pemerintah sudah menyiapkan jalur yang aman bagi WNI yang mau bekerja di luar negeri. Manfaatkan jalur aman itu, jangan menantang resiko walaupun prosesnya instan," tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan kedelapan WNI telah diserahkan ke Imigrasi Entikong untuk melengkapi dokumen resmi ketenagakerjaan yang diperlukan untuk bekerja diluar negeri serta berangkat melalui jalur yang legal.*/

Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :