Jelang Idulfitri 2019, Polda Kalbar dan Kodam Tanjungpura Gelar Apel Pasukan di Pontianak

Jelang Idulfitri 2019, Polda Kalbar dan Kodam Tanjungpura Gelar Apel Pasukan di Pontianak

Channeltujuh.com, PONTIANAK -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2019 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah/2019 Masehi di Taman Alun Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Apel tersebut juga dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak, Wakapolda Kalbar Walikota Pontianak, Dandim 1207/Berdiri Sendiri, Kapolresta Pontianak, para lejabat teras Kodam XII/Tanjungpura serta para pejabat utama Polda Kalimantan Barat.

Tema apel, "Melalui Apel Gelar Pasukan Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait dalam Rangka memberikan Rasa Aman dan Rasa Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1440 H". Sedangkan Operasi Ketupat Kapuas 2019 akan digelar mulai hari Rabu 29 Mei hingga 10 Juni 2019

"Operasi Ketupat 2019 berbeda dengan operasi tahun-tahun sebelumnya. Ini dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, hal tersebut bahwa potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2019 semakin kompleks," kata Kapolda, Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono, Selasa (28/5/19).

Dikatakan Didi, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi perhatian pada Operasi Ketupat 2019. 

"Seperti aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personil dan Markas Polri," terang Didi.

Menurut Didi, berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerasan seperti akses sweeping, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat laut dan udara.

"Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam operasi ketupat 2019 ini," pungkas Didi.*/

Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :