Bupati Landak Sandang Sabuk Hitam INKAI Kalbar

Bupati Landak Sandang Sabuk Hitam INKAI Kalbar

Channeltujuh.com, KUBU RAYA -- Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa mendapatkan penghargaan Sabuk Hitam (Dan) Kehormatan dari Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) pada kegiatan ujian kenaikan tingkat sabuk hitam (Dan) INKAI Kalimantan Barat bagi Bintra Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dan ujian zone dua wilayah Kalimantan yang bertempat di aula Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Penghargaan (Dan) kehormatan ini diberikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Laksma TNI Ivan Yulivan, kepada Ketua FORKI Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa, Pangdam XII/Tajungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, Kasdam XII/Tanjungpura, Brigadir Jenderal TNI Alfred Denny D. Tuejeh yang turut mendapatkan penghargaan Sabuk Hitam (Dan) kehormatan dari INKAI karena mereka sebagai tokoh yang mampu berkontribusi memperjuangkan kemajuan INKAI di Kalimantan Barat.

Baca ini : Dua Petinggi Kodam Tanjungpura Terima Sabuk Hitam INKAI
“Kita memberikan penghargaan (Dan) kehormatan kepada mereka merupakan wujud dari apresiasi kita kepada Ketua FORKI Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tanjungpura dan Kasdam XII/Tanjungpura karena telah berkontribusi dalam memajukan INKAI di Kalimantan Barat dan kita berharap melalui mereka INKAI dapat berkembang dan mendapatkan bibit-bibit atlet yang berpotensi di Kalimantan Barat,” terang Ketua Umum Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Laksma TNI Ivan Yulivan, Sabtu (4/5/19).

Ivan mengingatkan kepada seluruh murid yang melakukan ujian kenaikan tingkat serta pengurus INKAI di Kalimantan Barat dapat memberikan contoh yang baik serta mampu memberikan motivasi dan dorongan untuk mengembangkan INKAI di Kalimantan Barat. Ujian kenaikan tingkat sabuk hitam (Dan) INKAI ini diikuti oleh 200 prajurit Kodam XII/Tanjungpura dan 50 orang dari umum dengan total 250 orang peserta yang mengikuti ujian.

“Kita berharap kepada mereka yang akan menyandang sabuk hitam (Dan) INKAI serta seluruh pengurus INKAI ini harus selalu memiliki jiwa yang positif untuk membela kejujuran, kebenaran dan keadilan sebagaimana yang diajarkan didalam semua karate. Selanjutnya merekan yang menyandang sabuk hitam (Dan) INKAI dapat membuka tempat latihan sebagai bentuk pengembangan organisasi INKAI,” pesan Ivan.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua FORKI Kalimantan Barat yang juga Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengapresiasi ujian keniakan sabuk hitam (Dan) INKAI dengan harapan dapat mengembangkan karate di tingkat bawah terutama para pelajar, sehingga mereka bisa memberikan motivasi bagi generasi muda.

“Kita berharap mereka yang mendapatkan sabuk hitam (Dan) INKAI dapat memberikan ilmu mereka ke generasi muda serta mampu memasyarakatkan karate terutama para pelajar dalam menyalurkan kegiatan yang positif dengan bertujuan membentuk karakter generasi muda yang memiliki mental disiplin, komitmen, loyalitas serta berjiwa nasionalis. Untuk ujian kenaikan sabuk hitam (Dan) INKAI ini merupakan salah satu program kami di FORKI dalam mengembangkan karate di Kalimantan Barat dengan kualitas yang sejajar dengan provinsi lain di Indonesia,” tukas Karolin mengakhiri.*/

Laporan : Deckie

Bagikan :