Presiden MADN Ingatkan Masyarakat Tak Jual Lahan ke Perusahaan

Presiden MADN Ingatkan Masyarakat Tak Jual Lahan ke Perusahaan

Channeltujuh.com, NGABANG -- Presiden Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis, mengajak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan kabupaten/kota yang ada di dalamnya untuk memanfaatkan kegiatan Naik Dango sebagai wadah untuk membahas upaya peningkatan kebutuhan pangan di Kalimantan Barat.

Baca ini : Presiden Buka Secara Resmi Naik Dango ke 34 di Landak

"Naik Dango sebenarnya menjadi hal yang sangat strategis untuk dimanfaatkan oleh pemerintah, mengingat Naik Dango memiliki makna sangat penting, karena berkaitan erat dengan pangan," kata Cornelis saat membuka kegiatan Naik Dango ke 34 yang dilaksanakan di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (27/4/19).

Menurutnya, jika dango (lumbung) padi sudah terisi, maka kesejahteraan masyarakat pasti akan terjamin. Untuk itu, lanjutnya, melalui kegiatan ini diharapkan pemerintah bisa mendiskusikan berbagai hal terkait permasalahan dan upaya peningkatan pangan di setiap daerah, untuk mewujudkan kedaulatan pangan daerah dan negara.

"Saya minta kepada masyarakat Dayak yang ada di Landak dan beberapa daerah lainnya untuk tidak menjual semua lahannya kepada perusahaan sawit, namun harus bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk meningkatkan pertanian," ujar Cornelis, yang juga merupakan mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode.

Cornelis menambahkan, diprekdiksikan tahun 2050 mendatang, akan terjadi perubahan iklim global, dimana kebutuhan pangan akan semakin berkurang.

"Negara yang memiliki kebutuhan pangan yang cukup akan menjadi negara yang kuat. Makanya, dari sekarang kita harus menyiapkan segala sesuatunya agar tidak ditindas bangsa lain," tuturnya.

Dia juga mengajak kepada semua pihak, khususnya masyarakat Landak untuk bisa bersama-sama meningkatkan cadangan pangan, dengan menanam padi, jagung, ubi dan pangan lainnya sebagai upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca ini : Ada 20 Perlombaan Tradisional di Naik Dango Landak


Baca ini : Jaga Budaya dan Adat, Kabupaten Landak Jadi Sorotan Kaum Millenial

"Saya harap pemerintah kabupaten, sampai pemerintah desa bisa membantu mengubah pola pikir masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian," pintanya.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Landak atas pelaksanaan kegiatan Naik Dango.

"Kita berharap hasil panen masyarakat Landak ke depan semakin bertambah. Kegiatan ini menjadi sangat penting untuk dilestarikan, agar ke depan anak cucu kita bisa mengetahui adat dan budayanya, jangan sampai budaya ini hilang ditelan jaman," tukas Norsan.*/


Laporan : Deckie

 

Bagikan :