Bertaruh Nyawa, TNI Polri Kawal Ketat Pengembalian Surat Suara

Bertaruh Nyawa, TNI Polri Kawal Ketat Pengembalian Surat Suara

Channeltujuh.com, KAPUAS HULU – Guna mengawal pengembalian surat suara pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April yang lalu, dua personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1206-06/Putussibau, Serda Tatang dan Pratu Taufik, rela menempuh waktu dua hari perjalanan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Dusun Belatung, Desa Kareho menuju ke Kecamatan Putussibau, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Baca ini : Amankan Pengembalian Surat Suara, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Rela Basah

Hal tersebut disampaikan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1206/Putussibau, Letnan Kolonel Infanteri Basyaruddin, dalam rilis tertulisnya.

Dalam rilisnya, Basyaruddin mengatakan bahwa Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1206-06/Putussibau harus berjuang keras menempuh perjalanan dari Dusun Belatung, Desa Kareho menuju Kecamatan Putussibau menggunakan jalan darat berupa perbukitan yang terjal dan jalur air melalui banyak riam.

“Untuk menaiki riam, perahu harus di tarik dan tidak ada sinyal telekomunikasi disana apalagi internet. Perjalanan diperlukan waktu kurang lebih dua setengah hari,” terang Basyaruddin, Minggu (21/4/19).

Baca ini : Perjuangan Babinsa Antar Logistik Pemilu, Lewat Jalur Sungai


Baca ini : Bupati Landak bersama Suami Gunakan Hak Pilih di TPS 02

Dalam perjalanan pengembalian kotak suara, lanjut Basyaruddin mengatakan, para personel Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia (TNI-Polri) serta tim lainnya harus beristirahat ditengah hutan dengan mendirikan tenda hanya dengan beralaskan terpal, karena kelelahan saat menempuh perjalanan.

"Alhamdulilah selama perjalanan dari Dusun Belatung, Desa Kareho menuju Kecamatan Putussibau, kotak suara tersebut dalam keadaan aman dan lengkap," kata Basyaruddin.*/


Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura.

Editor : Devi Lahendra


Bagikan :