Sulit Dapatkan DID, Bupati Cantik Curhat di Musrenbang Provinsi

Sulit Dapatkan DID, Bupati Cantik Curhat di Musrenbang Provinsi

Channeltujuh.com, PONTIANAK -- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa berharap pemerintah daerah tidak dipersulit untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID). Hal itu disampaikan Karolin kepada perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang hadir di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi yang diadakan di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Baca ini : Hadiri Musrenbang Tingkat Provinsi, ini Harapan Bupati Landak

"Kami mohon jangan persulit pemerintah daerah untuk mendapatkan DID," kata Karolin, Kamis (11/4/19).

Menurut Karolin kesulitan yang dirasakan pemerintah kabupaten yaitu rumitnya indikator-indikator yang harus dipenuhi sebagai syarat mendapatkan DID tersebut.

"Kami melakukan penelusuran ada beberapa indikator yang ditambah dari Kementerian Keuangan berkaitan DID, poin-poin indikator yang digunakan menurut kami rumit sekali," ujar Karolin.

Permasalahan lain yang dihadapi pemerintah daerah menurut Karolin, bahwa tidak adanya informasi yang lengkap dari pemerintah pusat mengenai indikator apa yang belum dipenuhi oleh pemerintah kabupaten/kota sehingga sulit untuk melengkapi data apa yang harus ditambah.

"Kami tidak mendapat informasi yang cukup lengkap dari pemerintah pusat bahwa kami kekurangannya dimana," ungkap Karolin.

Karolin menegaskan jika memang diminta, Pemerintah Kabupaten Landak siap menyediakan data yang diminta untuk memenuhi syarat mendapatkan DID.

"Kalau memang ada pendataan secara khusus kami siap menyiapkan data yang diminta,  kami tetap mengikuti ketentuan yang berlaku, dengan pola normatif yang kami lakukan," papar Karolin.

Baca ini : Usulan Empat Raperda Pemkab Landak, Dapat Lampu Hijau


Baca ini : Membangun Desa Lewat DD, Bupati Landak Apresiasi Kebijakan Pemerintah Pusat

Menanggapi hal ini, Direktur Evaluasi dan Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Lisbon Sirait mengungkapkan bahwa memang formulasi untuk mendapatkan DID dinamis.

"Formulasi dan variabel yang dibuat untuk mendapatkan DID memang selalu dinamis melihat kinerja dari pemerintah daerah apakah sudah baik atau belum," jelas Lisbon.

Selanjutnya Lisbon mengatakan akan segera memberitahu pemerintah di daerah mengenai kriteria mana yang menjadi fokus untuk dipenuhi oleh daerah.

"Ada sebelas kriteria yang dipakai untuk menentukan daerah mana yang bisa mendapat DID, dari sebelas ini kita nanti akan segera memberitahu daerah kriteria mana yang menjadi fokus untuk dipenuhi," terang Lisbon.*/


Laporan : Deckie


Bagikan :