Lepas 139 Sarjana STKIP Pamane Talino, Ini Pesan Bupati Landak

Lepas 139 Sarjana STKIP Pamane Talino, Ini Pesan Bupati Landak

Channeltujuh.com, NGABANG -- Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino Kabupaten Landak mewisuda sebanyak 139 mahasiswa terdiri dari 34 orang jurusan pendidikan matematika, 52 orang jurusan pendidikan bahasa Inggris serta 17 orang jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi (Penjaskesrek).

Sidang senat terbuka wisuda III program sarjana tahun 2019, di gelar di aula Kantor Bupati Landak, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat,  yang dihadiri Bupati Landak, Karolin Margrethe Natas, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Landak, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Yayasan Landak Bersatu, Ketua dan seluruh Dosen STKIP Pamane Talino serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Landak. 

Karolin dalam sambutannya mengapresiasi para mahasiswa yang sudah menjatuhkan pilihan mereka ke kampus yang ada di Kabupaten Landak tersebut, pasalnya hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Landak yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Landak.

"Perlu kami ingatkan kembali bahwa dalam salah satu visi dan misi kami selaku Bupati di Kabupaten Landak adalah pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Landak. Hal ini tentu sejalan dengan kehadiran STKIP Pamane Talino yang juga diharapkan sebagai sebuah lembaga berbasis pendidikan, guna melahirkan para generasi masa depan yang cerdas," kata Karolin, Rabu (30/1/19).

Baca ini : Menuju Kabupaten Landak Maju, Ini Pesan Karolin untuk Kades dan Kepsek


Baca ini : Wabup Landak Pimpin HUT Pemprov Kalbar ke 62

Lebih lanjut Karolin mengajak seluruh civitas akademik STKIP Pamane Talino untuk memikirkan Kabupaten Landak dalam menghadapi berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang senantiasa menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi generasi muda. 

"Saya berharap lembaga pendidikan tinggi terus berupaya menjaga nama baik dan konsisten dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu menjalankan proses pendidikan dan pembelajaran yang bermutu guna menghasilkan lulusan yang potensial dan berkualitas, serta melaksanakan penelitian-penelitian bagi pengembangan ilmu dan kemanusiaan serta melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial perguruan tinggi terhadap masyarakat sekitarnya," tukas Karolin.*/


Laporan : Deckie


Bagikan :