Tim Gabungan Satgas Pamtas Tangkap Kurir Narkotika Jalur Sebatik

Tim Gabungan Satgas Pamtas Tangkap Kurir Narkotika Jalur Sebatik

Channeltujuh.com, NUNUKAN -- Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan oleh Tim Gabungan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia - Malaysia, Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613/Raja Alam bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Utara. 

Selain berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat satu kilogram, di perairan Sungai Taiwan, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu 6 Januari 2019. Tim gabungan juga mengamankan dua orang warga asal FIlipina yang membawa Narkotika dan sebuah perahu dengan mesin 15 PK yang digunakan oleh kedua orang tersangka untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Indonesia.

Dansatgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam Letkol Infanteri Fardin Wardhana mengungkapkan kronologis pengungkapan kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu bermula saat tim gabungan Satgas Pamtas Indonesia - Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam bersama Ditreskoba Polda Kalimantan Utara melaksanakan pengendapan di perairan Sungai Taiwan sebagai tindak lanjut informasi yang diperoleh dari masyarakat. 

"Ya sekitar pukul 06.20 Wita saat tim gabungan melaksanakan pengendapan terlihat sebuah perahu yang mencurigakan tanpa identitas berwarna putih melintas dari wilayah Malaysia menuju ke wilayah Indonesia. Melihat perahu yang mencurigakan tersebut tim gabungan melakukan pengejaran, kemudian pada saat dilakukan pengejaran terlihat salah satu orang dari penumpang perahu membuang sebuah bungkusan ke laut. Saat di tangkap dan dilakukan pemeriksaan di temukan arkotika jenis sabu yang sebelumnya sempat mereka buang ke laut, " jelas Fardin, dalam pers rillis Penerangan Resor Militer (Penrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jum'at (11/1/19).

Baca ini : Jaga Netralitas TNI, ini Pesan Danrem 091/ASN di Tahun Politik 2019

Baca ini : Gara-Gara Sengketa dengan TNI, Warga Sanggau Ledo Ancam Pindah ke Malaysia

Lebih lanjut Fardin menjelaskan usai ditangkap kedua orang warga Filipina beserta barang bukti sabu-sabu dibawa menuju ke Makotis Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja selanjutnya diserahkan kepada pihak Ditreskoba Polda Kalimantan Utara untuk dilakukan proses pemeriksaan.

"Penyelundupan narkotika di jalur perairan Sungai Taiwan, Kecamatan Sebatik, bukan yang pertama kalinya. Keberhasilan pengungkapan kasus ini membuktikan betapa kompaknya aparat keamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan untuk memberantas peredaran narkotika yang masuk ke wilayah Indonesia. Dari hasil penyidikan, para tersangka merupakan bagian dari jaringan narkotika antar negara yang sering melakukan kegiatan penyelundupan narkotika ke wilayah Indonesia dan di duga masih adanya upaya dari jaringan narkotika antar negara lainnya yang akan menyelundupkan narkotika ke wilayah Indonesia, " tutur Fardin.*/


Laporan : Sumber Penrem 091/ASN

Editor : Devi Lahendra


Bagikan :