Peduli Pendidikan, Satgas Pamtas Bagikan Sepatu di Pedalaman Kalbar

Peduli Pendidikan, Satgas Pamtas Bagikan Sepatu di Pedalaman Kalbar

Channeltujuh.com, SANGGAU -- Peduli pendidikan di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pantas) Batalyon Infanteri (Yonif) 511/Dibyatara Yodha menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa 80 pasang sepatu dan alat tulis untuk siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 16 Gun Jemak, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Ini kunjungan kami yang ke sekian dari Satgas Pamtas. Kali ini kami kembali kesini untuk memberikan semangat kepada anak-anak disini agar mereka bisa belajar layak seperti anak-anak di wilayah perkotaan," ucap Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/Dibyatara Yodha, Letkol Infanteri Jadi, Kamis (10/1/19).

Menurut Jadi, bantuan tersebut adalah wujud kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk masyarakat dan anak-anak di perbatasan yang berada jauh dari ibukota. 

"Dengan bantuan ini, diharapkan pelajar di pelosok perbatasan punya semangat belajar yang lebih tinggi sehingga kedepan bisa menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mulai dari perbatasan, " harap Jadi.

Baca ini : Tinjau Persiapan Operasi Perbatasan, Ini Pesan Pangdam XII/Tanjungpura

Baca ini : Yonif Raider 641/Beruang Gelar Pemeriksaan Kendaraan Seluruh Anggotanya

Di tempat terpisah, Wanda, salah seorang murid SD Negeri 16 Gun Jemak mengaku senang menerima perlengkapan sekolah dari Satgas Pamtas. Menurutnya baru kali ini memdapat sepatu dari TNI, karena selama ini belum pernah ada yang memberikan sepatu untuk mereka yang ada diperbatasan.

"Senang sekali dapat sepatu. Sepatunya, bagus. Terima kasih Om Tentara, kami generasi NKRI, " ucap Wanda, sembari tersenyum.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Sekolah Dasar Negeri 16 Gun Jemak, Supianus mengatakan bantuan perlengkapan sekolah menjadi dukungan dan bentuk perhatian serta semangat dari negara melalui TNI untuk anak-anak di daerah pelosok perbatasan. 

"Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih atas bantuan ini. Selama ini kami sulit mencari bantuan untuk anak-anak kami disini. Tapi beruntung ada yang peduli dengan kami yang tinggal di daerah terpencil ini," tutur Supianus.*/


Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura 

Editor : Devi Lahendra


Bagikan :