Peresmian Gereja Santo Martinus Persatukan Tiga Bupati

Peresmian Gereja Santo Martinus Persatukan Tiga Bupati

Channeltujuh.com, SINTANG -- Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa menilai pembangunan manusia merupakan faktor utama yang harus mendapat perhatian khusus dari Gereja selain pembangunan fisik. 

"Khusus untuk pembangunan Gereja, saya rasa bukan hanya pembangunan fisik yang harus kita tonjolkan, tetapi pembangunan manusianyalah yang paling penting dan harus kita tempa bersama agarterlahir manusia yang santun, beragama, beradap dan saling mengasihi," tutur Karolin saat memberikan sambutan pada peresmian dan Pemberkatan Gereja Santo Martinus, Paroki Kelam Dedai, Keuskupan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (27/1/18).

Menurut Karolin, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pembinaan atau pengkaderan generasi muda Katolik dalam sebuah organisasi sebagai contoh organisasi pemuda Katolik yang dipimpinnya saat ini.

Wanita pertama yang memimpin Organisasi Pemuda Katolik RI itu juga mengungkapkan selama berkeliling Indonesia, Pengurus Pusat Pemuda Katolik menemukan fenomena bahwa Umat Katolik kurang tertarik untuk berorganisasi. Faktanya, organisasi merupakan wadah untuk belajar mengorganisir diri dan di organisir.

"Tanpa kumpulan orang-orang yang di organisir dan teroganisir tidak mungkin mampu mengumpulkan dana hingga 2 Milyar lebih untuk membangun Gereja ini," sebut Karolin.

Dihadapan seluruh umat yang hadir, Bakal Calon Gubernur Kalbar 2018 itu mengucapkan selamat atas peresmian dan pemberkatan Gereja Santo Martinus, Paroki Kelam Dedai, Keuskupan Sintang.

"Saya mengucapkan selamat kepada Pastor, kepada ketua panitia dan seluruh umat yang ada di Paroki Kelam ini, mari kitajadikan Gereja ini sebagai tempat untuk kita menyampaikan firman tuhan, agar kita saling hidup mengasihi di dunia ini, tanpa memandang suku maupun perbedaan agama, “ pungkas Karolin.*/

 

Laporan : Sumber Humas Pemkab Landak

Editor : Deckie

Bagikan :